Jadi ini mungkin sudah saatnya mendengarkan orang orang disekitar yang pernah memberikan nasihat untun hidup saya. Betapa memang sulit ketika akan melangkah, tapi kejadian beberapa waktu lalu menyadarkan saya dari kehidupan yang semu ini. Membuat saya jauh lebih berpikir ke masa yang akan datang, bertanya kepada diri sendiri "yakin dengan semua yang akan kau lalui nanti?"
Ragu ragu pasti karena sikap dan perlakuannya jelas menunjukkan tak ada kepeduliannya. Seketika saya sadar dan pertanyaa hebat muncul di otak "hey, apa kau pernah menjadi bagian penting dihidupnya? Apa kau pernah dicinta? Iya aku pernah merasa penting dan dicintai" lalu tersentak kembali oleh pikiran sendiri "semua yang kau rasakan hanya pikiran dan anggapanmu saja. Mungkin anggapannya, kau hanya segelintir yang bisa dimanfaatkan"
Ooohhh shiitt benar benar merasa kacau, tapi kenyataan memang memperlihatkan sedikit demi sedikit dan aku memang sadar akan segala yang pernah terjadi.
Jika memang ini yang diperlihatkan Tuhan agar aku mendapatkan yang lebih baik, aku akan terima tanpa air mata. Untuk apa menangisi, toh semua sudah terjadi. Aku tak dipedulikan saat aku sakit. Dengan dan tanpa dipedulikan aku juga akan berdiri dan menopang hidupku sendiri. Bukan orang lain. Jadi untuk apa mengharapkan sesuatu kepada orang lain yang hanya malah menimbulkan sakit. Sudahi saja hidup dengan kenyataan semu dan bangkit. Ambil langkah, meninggalkanya dan move on. Tak usah menangisi dan menyesalinya karena tak akan merubah apapun.
Terkadang kita memang perlu pergi, meninggalkan apa yang kita cintai karena kita sudah tak dihargai lagi. Memilih hidup yang mungkin menyakitkan untuk hari ini tapi akan bahagia di akhir.. bismillah semoga hari ini aku takkan pernah salah mengambil langkah..
Monday, May 18, 2015
Posted by ilalang hilang
with No comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment